Saya Guru, bukan Buruh!

“Ketika seorang guru disamaratakan dengan buruh, maka pola penggajiannya tak akan jauh beda. Lebih dari itu, apresiasi kinerja guru juga dihitung atau hanya dilihat dari kuantitas jam kerjanya, aktif dalam kegiatan, dsb. Sanksi atau raport merah selalu diiming-imingkan sebagai seringai penaklukan ketika ada guru yang dianggap bermasalah. Pernah tidak kami di tanya, “apakah Anda telah mengajar dengan senang? Apa masalah Anda di dalam kelas? Apakah yang bisa kami bantu agar Anda lebih bersemangat dalam mengajar? Apa anak-anak membutuhkan sesuatu?” Mungkin itu pertanyaan-pertanyaan hangat yang selalu dinanti oleh kami. Bukan hanya soal materi, ini soal kedekatan hati, soal apresiasi. Sebab kami mencintai anak didik kami, jauh lebih dari materi yang kami dapati. Sungguh!”

(Sri Maryani, S.Pd -tempat belajar menjadi guru keren)

Bagamana Menjadi Guru Inspiratif?

Ada artikel yang menarik yang ditulis oleh pakar manajemen Rhenald Kasali pada harian Kompas terbitan tanggal 29 Agustus 2007 dengan judul GURU KURIKULUM DAN GURU INSPIRATIF. Kutipanya yaitu :

“Ada dua jenis guru yang kita kenal yaitu guru kurikulum dan guru Inspiratif. Guru kurikulum sangat patuh pada kurikulum dan merasa berdosa bila tidak bisa mentransper semua isi buku yang ditugaskan. Ia mengajarkan sesuatu yang standar (habitual thinking) dan jumlahnya sekitar 99%. Sedangkan guru inspiratif jumlanya kurang dari 1%. Ia bukan guru yang mengejar kurikulum tetapi mengajak murid-muridnya berfikir kreatif (maximum thinking). Ia mengajak murid-muridnya melihat sesuatu dari luar (thinking out of box) mengubahnya di dalam lalu membawa kembali keluar, ke masyarakat luas. Guru kurikulum melahirkan manajer-manajer handal, guru inspiratif melahirkan pemimpin-pembaru yang berani menghancurkan aneka kebiasaan lama.”

Baca lebih lanjut

AL JAHIZ – Ahli Biologi Muslim

Matematika punya al-khawarizmi, Kedokteran punya ibnu Sina, ilmu filsafat punya Al-biruniIbnu Khaldun dikenal sebagai bapak sosial politik , astronomi punya Ibnu al-Shatir, dan bahkan, konsep robotika modern juga ada Al Jazari namanya! Subhanallah..Biologi  juga punya Al-Jahiz.

Ahli biologi Muslim yang pertama kali mengembangkan sebuah teori evolusi adalah Al-Jahiz (781 M – 869 M).

BIOGRAFI

Nama aslinya Abu Amr Usman bin Bahr al-Kinani al-Fuqaimi al-Bashri, lebih dikenal dengan nama Al Jahiz ( الجاحظ), adalah seorang ilmuwan terkenal keturunan Arab Negro dari Timur Afrika, dilahirkan di Basra pada 781 M – 868 M. Al Jahiz dikenal sebagai penulis untuk : Prosa Arab, Sastra Arab, Biologi, Zoologi, Sejarah, Filsafat Islam awal, Psikologi Islam, Teologi (ajaran) Mu’tazilah dan Polemik dalam politik-agama.
Baca lebih lanjut