Dear Boss

Standar

Dear Boss

Kami semua ingin diperhatikan, ingin dilihat, agar merasa istimewa dan unik. Dan untuk memastikan bahwa kami mendapat cukup perhatian, kami semua mengembangkan strategi-strategi untuk menariknya.

Kami membutuhkan simpati dari waktu ke waktu, terutama ketika kami merasa tertekan oleh beban kerja kami. Tetapi pertimbangkanlah bagaimana sudut pandang kami jika Anda mengatakan kepada kami secara berulang-ulang betapa sibuknya Anda.

Dalam sebuah organisasi, para karyawan memperlihatkan kebutuhan mereka akan perhatian dengan berbagai cara. Cara yang umum di sini adalah mengeluh. Sekalipun keluhan-keluhan itu sah, mengeluh secara berlebihan dapat menandakan bahwa para karyawan memerlukan perhatian yang lebih besar. Cara lain untuk mamperoleh perhatian adalah dengan menjadi pengacau. Seperti anak-anak yang melakukan sesuatu yang dilarang untuk memperoleh perhatian dari orang tua mereka, beberapa karyawan akan memperlihatkannya dengan berbicara keras, datang terlambat, megalami “kecelakaan”, menyebarkan gosip atau mencari cara-cara lain untuk mengganggu apa saja yang sedang berlangsung.

Pernahkah Anda memperhatikan seorang karyawan baru menjadi suka sekali berkelompok bahkan menyendiri? Atau seorang pekerja kawakan yang menjadi terlalu asertif setelah dipromosikan untuk jabatan baru?

Betapa mengganggunya hal itu! Tetapi, jika Anda, sebagai pimpnan, yang menjadi penyebab kekacauan itu, bukan hanya produktivitas yang hilang, tetapi juga semangat kerja. Rasa percaya diri Anda tampaknya seolah-olah menguap. Dan kami tidak lagi mempercayai Anda.

Sumber : Buku SURAT KEPADA PIMPINAN, halaman 25-26
(dengan sedikit editing).

Penulis : Dr. William B. Werther, Jr.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s