“BALON ANTI PECAH”


Kegiatan Science Club pekan ini adalah bermain dan belajar dengan balon. Have Fun banget kegiatannya. karena semua siswa sangat ceria dan gembira mengikuti kegiatan ini.

Awalnya mau di adakan di laboratorium IPA, namun sayang karena
anggota SC semakin meningkat maka bisa dipastikan Lab akan penuh dan tidak kondusif. So, akhirnya kita menggunakan koridor kelas dan lapangan SMP untuk percobaan. Walaupun sempet juga mengganggu kakak-kakak kelas 9 yang sedang bimbel.


Duarrr…duarrr…!!!

Yukk…kita lihat prosesnya !! yang ini sengaja diliput dalam bentuk Laporan Hasil Percobaan. Lets check it!

BALON ANTI PECAH

TUJUAN : Untuk menguji elastisitas balon karet dengan menggunakan api, jarum dan selotip

TANGGAL : 1 Februari 2012

ALAT DAN BAHAN :
1. 6 buah balon karet
2. 100 ml air
3. 1 buah lilin
4. 1 buah korek api
5. 1 buah jarum atau peniti
6. Selotip
7. Minyak goreng

LANGKAH KERJA :
Percobaan 1
1. Balon diisi dengan air sebanyak 100 ml, kemudian balon ditiup (hati-hati jangan sampai muncrat).
2. Kemudian tiup juga balon yang lain, tanpa diisi air
3. Hidupkan lilin
4. Dekatkan balon tanpa air ke lilin. Catat apa yang terjadi pada balon.
5. Lanjutkan dengan balon yang diisi air, dekatkan dengan lilin. Catat apa yang terjadi pada balon.

Percobaan 2
1. Tiuplah 3 buah balon hingga membesar
2. Berikan perlakuan yang berbeda pada 3 balon tersebut
a. Balon 1 dibiarkan apa adanya
b. Balon 2 dilumasi dengan minyak goreng
c. Balon 3 ditempelkan selotip
3. Kemudian tusuklah balon 2 di bagian yang tebal yaitu ujung atas sampai ujung bawah dengan jarum. Catat apa yang terjadi pada balon.
4. Selanjutnya tusuklah balon 3 pada bagian balon yang telah ditempelkan selotip (bebas dimana saja). Catat apa yang terjadi pada balon.
5. Terakhir tusuklah balon 1 yang tidak diberikan apa-apa. Catat apa yang terjadi pada balon.

HASIL PERCOBAAN
Tabel 1. Hasil Percobaan Balon Anti Pecah
Percobaan Hasil
Balon diisi air Tidak pecah
Balon tanpa air Pecah
Balon dilumasi minyak Tidak pecah
Balon ditempelkan selotip Tidak pecah
Balon tanpa perlakuan Pecah

PEMBAHASAN
Mengapa pada percobaan yang sudah dilakukan ada balon yang pecah dan ada pula yang tidak pecah?
Pada balon yang diberikan perlakuan diisi air dan dilumasi minyak tidak pecah karena bagian balon yang ditusukkan atau yang disentuh lilin masih belum renggang sepenuhnya sehingga saat ditusuk elstisitas balon masih bisa mempertahankan permukaannya. Berbeda jika kita menusuk atau mendekatkan dengan lilin pada bagian samping yang elastisitasnya semakin berkurang. Saat regang, jika balon ditusuk akan lebih mudah pecah.

Selanjutnya penjelasan pada balon yang ditempel selotip. Balon terbuat dari karet yang lentur. Apabila balon ditiup/diisi udara maka dinding balon akan tertekan udara akibatnya karet penyusun balon akan semakin regang sehingga mudah sobek bila terkena beda tajam. Hal ini karena dinding balon sangat tipis. Pada ujung balon dan bawah, lapisan dindingnya lebih tebal sehingga jika terkena benda tajam tidak mudah sobek. Lapisan dinding balon yang tipis dapat pula di perkuat dengan cara menempelkan selotip. Selotip berfungsi untuk merekatkan lapisan dinding balon agar tidak sobek.

KESIMPULAN
Semakin besar balon ditiup maka elastisitas dinding semakin berkurang sehingga dinding akan mengalami keregangan. Apabila dinding menjadi regang akan mudah robek saat terkena benda tajam atau pecah yang menyebabkan balon pecah.

SCIENCE CLUB SMPIT AS SYIFA BOARDING SCHOOL SUBANG

*Sumber inspirasi : demosains.wordpress.com

Iklan

3 pemikiran pada ““BALON ANTI PECAH”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s