Soulmate

_MG_0035

Entah kenapa tiba-tiba pingin posting ini… Hari itu adalah hari dimana kami menjadi raja dan ratu sehari

Degub jantung yang berdetak kencang memikirkan inikah dia sosok imam yang akan menjadi guide dalam perjalanan menuju syugaMu….ya, pastinya syurga kan yah. Tidak mau lah di bawa ke tempat lain

Dan semoga dari ridhonya lah jalan itu terbentang

Meski sampai saat ini ada banyak kekurangan dalam diri ini

Meski pengabdianku, ketaatanku masih seumur jagung

Dan tidak lepas dari itu semua… kami memohon kepada Mu ya Rabb, agar mengumpulkan kami bersama keluarga dalam syurga Mu… Kuatkan iman dan Islamnya untuk menuntun kami ke sana

#sakinahbersamamu #muslimwedding #fotojadul

 

_MG_0156

Yang tersisa ….

Jpeg

Foto pribadi

Semua itu mengungkapkan kebingungan mematikan, yang tiada ketenangan dan kedamaian didalamnya. Mengungkapkan keadaan jenuh yang telah mencapai titik terendah…. Dijadikan dunia ini indah bagi mereka, lalu mereka berhenti pada batasnya, terantuk, tak mampu melampauinya, takkuasa menembusnya. (Sayyid Quthb)

Dunia….

janganlah disimpan dalam hati tapi genggamlah ia di tanganmu.

Sudah Lama Tidak Menulis

Hai..Hai… Salam semangad kawan….

Sudah lama sekali ya saya tidak menulis disini…. dan selama itu pula kehidupan saya terus menerus mengalir dalam episode-episode yang baru. Semua itu membuat kematangan hidup saya (mungkin) semakin bertambah. Alhamdulillah sekarang sudah bergelar nyonya dan seorang ummi.

Bagaimanapun ceritanya, bagaimanapun keadaannya, atau bagaimanapun episodenya maka cuma satu yang bisa membuat hati kita tenang yaitu selalu bersyukur. Walapun saya juga tidak pernah memungkiri kerikil tajam dan badai yang menghantam idealisme saya suka bertamu juga. hihihi…. kalau sedang tidak ON, masya Allah bawaannya mengeluh terus….

Fuiiihh, beginilah hidup. Ada banyak rasa ; asin, asam, manis, pahit, umami, de el el….  mau ngga mau, suka tidak suka harus dijalani…. so, enjoy our life yuukkk…….Snapshot_20130302_14Numpang Narsis aaahh…. ^^

Never ending proses….

 

Sebuah cerita tentang seseorang yang bangun tidur dan merenungkan tentang KUNCI SUKSES HIDUPNYA jendela kamar bilang, “Lihatlah dunia luar!” langit-langit kamar berkata, “Bercita-citalah setinggi mungkin!” jam dinding berdetak, “Setiap detik itu berharga!” cermin bergumam, “Berkacalah dalam bertindak!” kalender berbicara, “jangan menunda sampai besok!” pintu berteriak, “Bukalah hidupmu dengan semangat dan bergeraklah.” Tapi yang wajib diperhatikan adalah pesan bijak si permadani yang menghampar di lantai, “Berlutut dan berdoalah!”

 

Bismillah… 

[MASIH] Berjuang mengumpulkan kunci-kunci itu…

Obsesi Kader Dakwah

fw

Foto diambil dari google

 

“Impian hari ini adalah kenyataan hari esok…” (Imam Syahid Hasan Al-Bana)

Hari ini kita berjuang, Esok untuk kejayaan Islam.

Subhanallah begitu dahsyatkah sebuah mimpi? Antara mimpi, cita-cita dan berharap (roja’)…hmm nggak jauh beda tapi memang berbeda. kita bermimpi untuk masa depan berarti kita sudah membayangkan sesuatu yang belum terjadi, bercita-cita untuk bisa mewujudkannya dan berharap bisa benar-benar jadi kenyataan. Yeah, membuat Planing besar dalam hidup. buat apa sih kita hidup di Dunia? kalau dulu (waktu SD) kalo ditanya cita2nya mo jadi apa? biasanya kita bakal jawab “mau jadi Dokter / guru / polisi / etc”.  Tapi sekarang, seiring bertambahnya usia, seiring bertambahnya kedewasaan, seiring bertambahnya amanah kita maka berubahlah orientasi hidup. Tidak sekedar punya cita-cita, tapi berusaha untuk mewujudkannya. sekalipun sebuah mimpi yang “sangat ideal”.

Tentang Dakwah, Tarbiyah dan Personal…

Menurut ane inilah mimpi terbesar itu dan memang “sangat ideal”. mimpi seperti apakah itu? ane/antum/kita semua pasti pingin ngerasa-in yang namanya kejayaan Islam seperti jzamannya para sahabat Rasulullah SAW. Iya nggak? ngaku dech. Sayang dulu Qt blom lahir jadi nggak sempet merasakan dan cuma bisa mendengar cerita-cerita itu dari orang-rang terdahulu (org tua). Mendengar dahulu Qt pernah menguasai 2/3 dunia  dengan panji Islam. NOW..The Fact is… masa-masa itu telah runtuh, apakah Qt mau kejayaan dahulu cuma tinggal sejarah? siapakah orang-orang yang dulu memperjuangkan kejayaan itu? jawabnya adalah PEMUDA. Di tangan pemudalah semua bakal bisa berubah karena Qt adalah Iron stock, agent of change, dan benteng moral. sebuah cita-cita besar untuk mengembalikan kejayaan Islam.

Bagaimana caranya?

Mo menguasai dunia bukan hal yang mustahil tapi perjalanannya pun bukan semudah itu. Ada banyak terjal yang harus dilalui. Nggak usah jauh-jauh Qt mulai aja dari diri sendiri, kalo kata AA Gym (3M : Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal terkeci, Mulai saat ini juga). Di tengah riuhnya “Hedonisme” dikalangan pemuda, Qt tunjukkan bahwa Qt (PEMUDA ISLAM) jelas beda. Qt punya orientasi hidup yang JELAS dan CONTINUE. Melakukan perbaikan diri, mencharge ruhiyah dengan rutin / pekan (bahasa kerennya LIQO), dan mencoba ngajak temen-temen yang lain karena Islam bukan cuma buat Qt. Islam Rahmatan lil ‘alamin…Syurga bukan cuma buat Qt,,teman-teman Qtpun punya hak. TARBIYAHlah kuncinya… disaat yang lain lelah mengarungi hidup dengan orientasi keduniawian, “disini” kita tetap terjaga teman. Jadi inget kata murobbi (guru ngaji) ane :

“Tarbiyah emang bukan segala-galanya tapi maybe segala-galanya bermula dari TarbiyaH”

Yup, Qt semua bermimpi ketika kita naik angkot, sudah ada angkot khusus untuk Ikhwan (cowo) atau khusus akhwat (cewe). Katika ke Warnet ada hijabnya (subhanallah… ; >). ini baru beberapa mimpi, masih ada berjuta mimpi lagi….

Qt menginginkan hidup yang “tawazun”, Dakwah bukan cuma di masjid-masjid. Di kantor, di pasar, di laboratorium, di Parlemen atau tempat lainnya. semua bisa berkontribusi. Fuih…semua butuh kerja keras. sapu lidi kalo cuma dipake 1/2/3 doank nggak bakal selesai nyapu halaman  (apalagi halman Biologi..he..). Kata dosen ane hidup kudu berjamaah. Yup, bener banget dech. Lagi-lagi Team Work emang dibutuhin disegala aspek buat dapetin satu tujuan kita “kejayaan Islam”. Nggak masalah cara atau kendaraan atau wasilah (sarana) yang Qt pakai beda yang penting tujuannya sama. (asal jangan keluar jalur aja : tidak sesuai al-Qur’an dan al-Hadis).

Yup, ane rasa Obsesi kita sebagai kader Dakwah sudah jelas. Qt semua adalah da’i sbelum segala sesuatu. Nggak hanya aktiVis yang aktif di LDK doank yang dikategorikan sbg DA’I. SEMUANYA MEN…Ane, antum, bokap, nyokap, om, tante, dari buyut ampe cucu, semuanya sama-sama da’i. Bedanya tinggal ke masing2 orang mo pada ngejalanin apa nggak dan mungkin caranya berbeda. (it’s ok…)

TUJUAN kita jelas kok:

perbaikan diri sendiri—> Pembentukan keluarga islami—> pembentukan masyarakat “madani” —-> Pemerintahan Islami—-> Ustadiyatul alam (Islam sbg satu2nya refrensi, islam rahmat seluruh alam)

Ya… itu baru menurut ane. semoga nggak Subyektif dah. Menurut antum semua gmn??

Adakah nikmat yang lebih besar daripada taat kepadaNya?

Adakah investasi yang lebih tinggi daripada taqwa kepadaNya?

Adakah perniagaan yang lebih kekal daripada berjihad di jjalanNya?

Moga bermanfaat….!!!!