Category Archives: Inspiratif

PUBLIC LECTURE DR. ZAKIR NAIK

Standar
dr zakir naikHari/ Tanggal : 3 April 2017-04-03
Tempat : Spotarium UMY
Peserta adalah peserta yang terdaftar melaui online dan menerima barcode sebagi tiket masuk terdiri dari berbagai latar belakang profesi dan pendidikan, muslim dan non muslim, serta berasal dari Indonesia maupun luar negeri. kurleb 6.000 peserta
Rangkain acara:
• Sambutan sambutan
• Keynote speaker from Bapak Hj. Din Syamsudin
• Ceramah keagamaan from DR.Zakir Naik
• Sesi tanya jawab

Poin poin yang sempat tercatat oleh saya mungkin tidak begitu lengkap karena faktor keterbatasan bahasa dan kemampuan mencerna setiap kalimat, mohon maklum adanya.
 Dari semua ajaran agama yang ada di dunia, hanya Islam yang mengajarkan tentang kasih sayang dan perdamaian.
 Muhammad adalah Rasul terakhir yang diturunkan bukan untuk negara arab saja tapi juga untuk semua umat manusia. Al qur’an diberikan sebagai wahyu bagi utusan Allah yang terakhir. Sedangkan ketiga kitab lainnya hanya diturunkan kepada umat tertentu dan waktu tertentu saja.
 Al qur’an diturunkan untuk mengajarkan tauhid kepada seluruh manusia. Dan al qur’an adalah satu satunya buku yang apabila diikuti oleh seluruh umat manusia akan tercipta perdamaian (peacefull). Islam mengajarkan untuk menjawab salam dengan doa dan tidak ada yang lebih baik dari itu. Islam juga mengajarkan untuk menyebarkan salam. Sering kita mendengar kata sapaan seperti “Good morning” dalam suasana kelas dan murid juga menjawab hal yang sama “Good morning”. Apa keutamaan dari “Good Morning” ini?. Salam yang terbaik adalah yang mendoakan perdamaian. Assalamu’alaikum…
 Saat ini Islam mengalami pertumbuhan yang cepat karena semua orang menghendaki adanya perdamaian. Menjadi tugas setiap muslim untuk membuang persepsi yang salah tentang Islam. Banyak orang salah mengartikan kata jihad. Jihad bukan berarti perang. Jihadi berasal dari kata jahada yang berarti berusaha, berjuang, bersungguh sungguh untuk memperbaiki. Jihad bersungguh sungguh menjadi muslim yang baik. Al qur’an mengajarkan untuk berbuat baik kepada orang tua. Itu adalah jihad. Akan tetapi apabila orang tua mengajarkan yang tidak baik itu adalah jihad fii sabilillah. Kata jihad diterjemahkan oleh orang orientalis sebagai the holy war (perang suci). Dan holy war tidak ada di dalam al qur’an.
 Media Internasional sering mengasosiasikan Islam sebagai fundamentalis. Fundamentalis berarti memahami dengan baik ilmu sesuai dengan prinsip prinsip yang benar. Seorang scientist atau dokter fundamentalis adalah yang memahami ilmunya dengan benar. Saya (DR Zakir Naik) harus berusaha memahami sebaik baiknya ajaran Islam dan melaksanakannya. Arti kata fundamentalis dalam kamus Oxford adalah orang yang berpegang teguh pada ajaran kitab sucinya, apapun agamanya. Anda tidak boleh menjadi fundamentalis yang salah arah.
 Umat islam sering diasosiasikan dengan teroris. Media internasional menggambarkan tidak sesuai dengan kenyataan. Mereka berkampanye bahwa itu adalah peperangan. Padahal sebenarnya mereka sedang memerangi perdamaian (Islam). Sebagai muslim kita harus berjuang untuk perdamaian karena musuh musuh Islam berusaha mencegah agama Islam berkembang. Dulu George washington dianggap penjajah oleh penjajah Inggris. Nelson Mandela dianggap teroris saat membela kaum bangsa kulit hitam. Label teroris tergantung pada siapa yang memberikan label.
 80% penduduk Indonesia mayoritas Islam tapi ahli sejarah tidak pernah mengatakan sebagai agama permusuhan. Sehingga tidak tepat tuduhan bahwa Islam agama yang menyukai perang. Malaysia dengan gagah mengatakan bahwa George Bush dan Tony Blair bertanggung jawab terhadap matinya ratusan ribu muslim di Irak. Siapa teroris sesungguhnya?
 Allah berjanji dalam Al qur’an bahwa Islam diberikan kedudukan yang tinggi dibanding agama lain. Islam agama yang paling unggul dalam mengajarkan perdamaian.
Berikutnya adalah sesi tanya jawab. Di sesi ini DR. Zakir Naik ingin yang bertanya adalah peserta non muslim. Dari tujuh orang penanya, dua orang diantaranya melakukan syahadat. sebanrnya jawabnnya panjang panjang sekali, mohon maaf saya singkat aja.
Pertanyaan dan jawaban dapat dilihat pada link berikut :
1. Seorang perempuan berusia 35th sedang bingung apakah akanmasuk Islam atau tidak. http://news.bersamadakwah.net/2017/04/perempuan-ini-bingung-dan-takut.html
2. Andrew, warga negara Australia yang sekarang menjadi muslim. http://news.bersamadakwah.net/2017/04/bule-australia-tanya-perintah-allah.html
3. Ibu Eni 42th, beragama katolik. Sudah 4 bulan ini tertarik belajar Islam, selama 2 bulan ini melakukan sholat. Namu belum mensyiarkan keislamannya kepada orang banyak dan menunggu waktu yang tepat.
4. Seorang pemuda bernama Ali, sedang mencari jati diri. Mengaku lahir dari keluarga yang muslim namun dia enggan mempelajari Islam. Dan menjudge dirinya sebagai seorang Ateis. Oleh DR.Zakir Naik pemuda ini di sebut sebagai Impracting Islam. Dia masih Islam hanya saja tidak mau taat kepada Allah. Sebenarnya Allah memberikan tanda tanda kepada manusia fitrah keislaman, akan tetapi banyak diantaranya yang mengacuhkan. Sukses itu adalah iman. Pelajari Alqur’an , semakin anda sering membaca al qur’an dan terjemahnya, maka akan semakin memahami isi al qur’an.
5. Seorang perempuan yang berasal dari Poso yang memiliki latar belakang orang tua yang berbeda agama. Dia mencoba meyakinkan diri dengan pertanyaan yang dilontarkan DR Zakir Naik. Di dalam sesi tanya jawab ini dia juga akhirnya mantap mengucapkan syahadat yang di tuntun oleh DR. Zakir Naik.
6. Ukhti misterius yang tidak ingin membuka maskernya karena khawatir diketahui oleh keluarganya bahwa saat ini dia adalah seorang mualaf. Ukhti tersebut masih sering mengikuti kegiatan gereja. Lebih lengkap silahkan buka link http://news.bersamadakwah.net/2017/04/sosok-misterius-di-ceramah-zakir-naik.html
7. Dua perempuan kakak beradik, sang kakak lebih dulu memeluk Islam. Keinginannya adalah mengajak adiknya dan ibunya ikut masuk ke dalam Islam. Namun, dia merasa belum sanggup menjawab semua pertanyaan nanti tentang Islam. Setelah sesi tanya jawab ini sang adik bernama Misel bersedia untuk bersyahadat.
Demikianlah sedikit catatan dari saya. Semoga pembaca berkenan ya. Alhamdulillah acara hari ini luar biasa. Semoga dapat menambah keimanan dan menguatkan aqidah kita sebagai seorang muslim. Mohon maaf apabila ada kesalahan maka itu datangnya dari saya.
Jazakumullah khair
live streaming via you tube bisa lihat disini ya, insya Allah ada subtitle nya…. siaran ulang live streaming.
https://www.youtube.com/watch?v=5uJQVuL2hvc
Semoga bermanfaat 😘
Iklan
Kutipan

hikmah

Jangan diuraikan lagi….

Jika kita sudah susah payah mengumpulkan amalan2 kebaikan kita. Sudah ditabung sekian lama untuk bekal di akhirat nanti. Maka, jangan dicerai beraikan lagi dengan perbuatan2 yang Allah tidak suka. Karena akan mengikis semua pahala kebaikan yang selama ini ada.

Terus melakukan kebaikan kebaikan, baik yang tampak ataupun tersembunyi dan disaat ramai maupun sepi… Allah lebih suka amalan yang sedikit tapi istiqomah….

NTMS, terus memperbaiki hati agar tidak berpenyakit yuk….

*REPOST

Jangan diuraikan

Never ending proses….

Standar

 

Sebuah cerita tentang seseorang yang bangun tidur dan merenungkan tentang KUNCI SUKSES HIDUPNYA jendela kamar bilang, “Lihatlah dunia luar!” langit-langit kamar berkata, “Bercita-citalah setinggi mungkin!” jam dinding berdetak, “Setiap detik itu berharga!” cermin bergumam, “Berkacalah dalam bertindak!” kalender berbicara, “jangan menunda sampai besok!” pintu berteriak, “Bukalah hidupmu dengan semangat dan bergeraklah.” Tapi yang wajib diperhatikan adalah pesan bijak si permadani yang menghampar di lantai, “Berlutut dan berdoalah!”

 

Bismillah… 

[MASIH] Berjuang mengumpulkan kunci-kunci itu…

Saya Guru, bukan Buruh!

Standar

“Ketika seorang guru disamaratakan dengan buruh, maka pola penggajiannya tak akan jauh beda. Lebih dari itu, apresiasi kinerja guru juga dihitung atau hanya dilihat dari kuantitas jam kerjanya, aktif dalam kegiatan, dsb. Sanksi atau raport merah selalu diiming-imingkan sebagai seringai penaklukan ketika ada guru yang dianggap bermasalah. Pernah tidak kami di tanya, “apakah Anda telah mengajar dengan senang? Apa masalah Anda di dalam kelas? Apakah yang bisa kami bantu agar Anda lebih bersemangat dalam mengajar? Apa anak-anak membutuhkan sesuatu?” Mungkin itu pertanyaan-pertanyaan hangat yang selalu dinanti oleh kami. Bukan hanya soal materi, ini soal kedekatan hati, soal apresiasi. Sebab kami mencintai anak didik kami, jauh lebih dari materi yang kami dapati. Sungguh!”

(Sri Maryani, S.Pd -tempat belajar menjadi guru keren)